Tutorial Liquid Reflection: Efek Cair & Pantulan Air di CorelDRAW

 


Halo, gaes! Pernah melihat desain yang menampilkan teks atau objek seolah-olah terbuat dari air atau memiliki pantulan cair yang realistis? Efek yang disebut liquid reflection ini memang selalu berhasil mencuri perhatian! Terlihat kompleks, tapi sebenarnya kita bisa membuatnya dengan tools dasar CorelDRAW yang sudah familiar.


Efek ini sempurna untuk desain logo, headline poster, atau elemen branding yang ingin terlihat dinamis dan fresh. Di tutorial ini, kita akan membongkar proses pembuatannya step-by-step, dari bentuk dasar hingga detailing yang membuatnya terlihat hidup. Siap untuk membuat percikan? Yuk kita mulai!


Baca: [Membuat Efek Glass Morphism yang Trendy untuk UI Design dengan Transparency Tool]




Bagian 1: Fondasi Bentuk Cair: Menggambar Shape Organik dengan Tool Dasar


Langkah pertama adalah menciptakan bentuk dasar yang tidak kaku, melengkung, dan tidak simetris—seperti tetesan air atau genangan.


a. Membuat Siluet Dasar dengan Shape Tool (F10)


Kita akan membuat bentuk genangan air tidak beraturan sebagai dasar.


Langkah-langkah Membuat Shape Cair:


1. Buat Ellipse Dasar: Gunakan Ellipse Tool (F7) untuk menggambar oval atau lingkaran.

2. Konversi ke Kurva: Pilih ellipse dan tekan Ctrl+Q atau Arrange > Convert to Curves.

3. Bentuk dengan Shape Tool (F10):

   · Pilih Shape Tool (F10).

   · Klik pada path ellipse untuk menambahkan node baru di area yang ingin diubah.

   · Kunci Teknik: Klik kanan pada node dan pilih To Curve. Sekarang kalian bisa menarik handle yang muncul untuk membuat kurva yang halus.

   · Tarik node dan adjust handle-nya untuk menciptakan tonjolan dan lekukan yang tidak beraturan, mirip bentuk genangan air.

4. Gunakan Smooth Tool: Untuk menghaluskan lekukan yang terlalu tajam, pilih node-node tertentu, lalu di property bar, klik Smooth Node.


Tips Ringan: Lihat referensi foto genangan air atau tetesan air asli untuk memahami bagaimana bentuk cairan yang alami. Hindari bentuk yang terlalu sempurna atau simetris.



Bagian 2: Teknik Inti: Membuat Ilusi Volume dan Transparansi Air


Air bukanlah objek padat. Kita perlu menciptakan kesan transparansi, kedalaman, dan pantulan cahaya.


a. Membuat Dasar Warna dan Gradien yang Dalam


1. Isi Shape Dasar: Pilih shape genangan yang sudah dibuat.

2. Terapkan Fountain Fill (F11): Tekan F11 untuk membuka dialog Fountain Fill.

   · Type: Pilih Linear.

   · Color Blend: Pilih Custom.

   · Atur Pewarnaan:

     · Posisi 0%: Biru tua (contoh: C=100, M=80, Y=0, K=20)

     · Posisi 50%: Biru medium (contoh: C=80, M=40, Y=0, K=0)

     · Posisi 100%: Biru tua yang sama atau lebih gelap di ujung lainnya.

   · Atur Sudut: Sesuaikan sudut gradien (misal, 90 derajat) untuk simulasi cahaya dari atas.


b. Membuat Highlight Utama dengan Transparency Tool


Highlight adalah kunci untuk menciptakan kesan permukaan cair yang licin dan membelah cahaya.


Langkah-langkah Membuat Highlight Cair:


1. Buat Shape Highlight: Dengan Shape Tool (F10), gambarlah bentuk memanjang dan melengkung di bagian atas shape genangan, mengikuti kontur tepinya. Bentuknya harus organic, seperti pisang.

2. Isi dengan Warna Putih.

3. Terapkan Transparency Tool:

   · Pilih shape highlight, lalu pilih Transparency Tool.

   · Di property bar, pilih tipe Fountain Transparency (gradien transparansi).

   · Atur mode menjadi Normal dan node transparansi: dari 100% transparan (hitam) di ujung-ujungnya, ke 0% transparan (putih) di tengah. Gunakan slider di property bar untuk mengaturnya.

   · Adjust posisi dan sudut gradien transparansi sehingga highlight terlihat seperti cahaya yang memantul sempurna di permukaan lengkung.


Hasil Sementara: Shape genangan kalian sekarang sudah memiliki dasar volume dan kilau cair yang meyakinkan.



Bagian 3: Membangun Pantulan (Reflection) pada Permukaan Cair


Ini adalah inti dari "liquid reflection". Kita akan membuat ilusi bahwa permukaan air tersebut memantulkan objek atau teks.


a. Teknik Envelope Distortion untuk Pantulan yang Melengkung


Kita akan membuat pantulan teks di atas genangan.


1. Tulis Teks: Gunakan Text Tool (F8) untuk menulis kata singkat (misal, "AQUA"). Gunakan font bold sans-serif.

2. Duplikat dan Warnai: Duplikat teks tersebut. Beri warna terang (putih/kuning muda) pada satu teks sebagai sumber cahaya, dan warna gelap (biru tua) pada duplikatnya sebagai bayangan/pantulan.

3. Terapkan Efek Envelope pada Teks Gelap:

   · Pilih teks berwarna gelap.

   · Pergi ke Effects > Envelope atau tekan Ctrl+F7.

   · Di docker Envelope, klik Add New.

   · Ubah Mode: Di property bar, pastikan mode envelope adalah Putty Mode (ikon kedua) untuk distorsi yang non-linear dan organic.

   · Distorsi dengan Shape Tool (F10): Dengan envelope masih terpilih, gunakan Shape Tool (F10) untuk menarik node dan handle pada bounding box envelope. Lengkungkan bagian bawah teks sehingga mengikuti bentuk permukaan genangan, menciptakan ilusi pantulan yang terdistorsi oleh lengkungan air.

4. Tempatkan di Atas Genangan: Letakkan teks yang terdistorsi ini di atas genangan. Atur urutan tumpukannya (Shift+PgUp / Shift+PgDn) sehingga berada di antara shape genangan dan highlight.


b. Menambahkan Efek Ripple (Riakan Air) Kecil


Untuk realism ekstra, tambahkan detail riak air di sekitar pantulan.


1. Buat Ellipse-elips Kecil: Gambar beberapa ellipse sangat kecil dan pipih.

2. Terapkan Transparency: Beri masing-masing ellipse fill putih dan terapkan Uniform Transparency sekitar 70-80%.

3. Sebarkan Secara Acak: Letakkan ellipse-elips ini di sepanjang tepi dalam genangan dan dekat dengan pantulan teks, mengikuti alur lengkungan.



Bagian 4: Detailing dan Penyempurnaan untuk Realisme Maksimal


Bagian ini yang membedakan efek "lumayan" dengan "wah!".


a. Menambahkan Tetesan Air (Water Droplets)


1. Buat Bentuk Tetesan: Gambar bentuk tetesan air sederhana (seperti koma atau air mata) dengan Shape Tool (F10).

2. Gradien dan Highlight:

   · Isi dengan gradien biru yang sama seperti genangan, tetapi dengan sudut yang berbeda.

   · Tambahkan highlight putih kecil di bagian "punuk" tetesan dengan teknik transparency yang sama seperti sebelumnya.

3. Tempatkan Secara Strategis: Letakkan 2-3 tetesan di sekitar tepi genangan, seolah-olah baru menetes atau akan menetes.


b. Efek Bayangan dan Peletakan di Atas Background


1. Buat Bayangan Lembut:

   · Duplikat shape genangan dasar.

   · Isi dengan warna hitam dan hapus outline.

   · Terapkan Gaussian Blur (Bitmaps > Blur > Gaussian Blur) dengan radius rendah (5-10 px).

   · Tempatkan di bawah genangan asli dan geser sedikit untuk memberi kesan genangan memiliki ketebalan.

2. Kontras dengan Background: Tempatkan genangan air ini di atas background yang memiliki warna kontras (misal, permukaan kayu atau daun) agar efek cairnya benar-benar menonjol.



Bagian 5: Aplikasi pada Teks: Ketikannya Sendiri yang Berubah Menjadi Air


Prinsipnya sama, tetapi kita mulai dari teks, bukan shape.


1. Tulis Teks Besar dan Bold.

2. Convert to Curves (Ctrl+Q).

3. Gunakan Shape Tool (F10) untuk memodifikasi ujung-ujung huruf, menariknya sehingga meleleh dan menetes, alih-alih berakhir dengan tajam.

4. Ikuti semua langkah pemberian gradien, highlight, dan tetesan seperti yang dijelaskan di bagian genangan, tetapi aplikasikan pada setiap huruf.



Oke, gaes! Kita telah melalui seluruh perjalanan menciptakan efek liquid reflection yang menakjubkan. Mulai dari membentuk dasar yang organic, menguasai gradien dan transparansi untuk menciptakan volume air, mendistorsi pantulan, hingga menambahkan detail-detail realistis seperti tetesan dan riak.


Kunci dari efek ini adalah observasi. Perhatikan bagaimana air dan cahaya berinteraksi di dunia nyata, lalu terjemahkan ke dalam bentuk, warna, dan transparansi di CorelDRAW.


Sekarang, waktunya praktek! Jangan takut untuk bereksperimen dengan bentuk, warna, dan tingkat distorsi yang berbeda. Coba terapkan efek ini pada logo atau teks judul project kalian berikutnya.


Terima kasih telah membaca dengan sungguh-sungguh! Jika ada pertanyaan atau ingin pamer karya liquid reflection kalian, jangan ragu untuk tinggalkan di kolom komentar ya!


Selamat berkreasi dan jangan sampai kehujanan! đź’§

Previous
Next Post »
loading...